Author @mujirin Verifier - Public
Back to 1 Verify Mark as read Debunk me Download PDF Locked

Bab 6: Kalimat Bertahan Hidup Saat Tidak Paham

Pada Bab 5, kita belajar bahwa dalam wawancara Korea, sopan santun bukan hanya soal membungkuk atau tersenyum. Sopan santun juga terlihat dari cara kita mengelola momen sulit.

Momen sulit yang paling mungkin terjadi adalah ini:

Petugas bertanya dalam bahasa Korea, tetapi Anda tidak paham.

Untuk pemula nol bahasa Korea, ini bukan kegagalan. Ini situasi yang harus dipersiapkan. Dalam percakapan nyata, bahkan penutur yang sudah belajar lama pun kadang tidak mendengar dengan jelas, salah menangkap kata, atau membutuhkan waktu untuk berpikir. Dalam kajian percakapan, usaha memperbaiki masalah komunikasi seperti salah dengar, salah paham, atau belum jelas disebut repair, yaitu “perbaikan” dalam interaksi (Schegloff, Jefferson, & Sacks, 1977).

Dalam konteks interview visa, kita akan menyebutnya secara praktis sebagai:

kalimat bertahan hidup: kalimat pendek dan sopan yang digunakan saat Anda belum paham, belum dengar, atau butuh waktu sebelum menjawab.

Kalimat ini bukan untuk menghindari pertanyaan. Kalimat ini membantu Anda tetap tenang agar bisa menjawab dengan lebih benar.

Tujuan bab ini sederhana:

  1. Anda tahu perbedaan antara tidak mendengar, tidak memahami, dan butuh waktu berpikir.
  2. Anda mampu meminta pengulangan dengan sopan.
  3. Anda mampu meminta petugas berbicara lebih pelan.
  4. Anda mampu mengakui bahwa bahasa Korea Anda masih terbatas tanpa terlihat tidak siap.
  5. Anda punya pola aman agar tidak panik saat interview.

Prinsip utama bab ini adalah:

Jangan diam terlalu lama. Jangan menebak secara berbahaya. Minta klarifikasi dengan sopan, lalu jawab singkat dan konsisten.

Mengapa “tidak paham” harus dibedakan?

Bagi pemula, semua terasa sama: “Saya tidak paham.” Namun dalam wawancara, ada beberapa jenis masalah yang berbeda.

Pertama, Anda mungkin tidak mendengar. Misalnya, petugas berbicara pelan, ruangan ramai, atau Anda gugup sehingga kata-katanya tidak tertangkap.

Kedua, Anda mungkin mendengar bunyinya tetapi tidak tahu artinya. Misalnya, Anda mendengar kata 체류 기간 (cheryu gigan), tetapi belum tahu bahwa artinya “masa tinggal”.

Ketiga, Anda mungkin paham pertanyaannya tetapi butuh waktu menjawab. Misalnya, petugas bertanya tanggal keberangkatan, dan Anda perlu mengingat tanggal yang sesuai dengan dokumen.

Keempat, Anda mungkin tidak yakin apakah pemahaman Anda benar. Dalam situasi ini, strategi terbaik adalah mengonfirmasi.

Perbedaan ini penting karena kalimat yang digunakan berbeda. Jika Anda tidak mendengar, mintalah pengulangan. Jika petugas terlalu cepat, mintalah bicara lebih pelan. Jika Anda butuh waktu, mintalah waktu sebentar. Jika Anda tidak yakin, konfirmasi maksud pertanyaan.

Jangan memakai satu kalimat untuk semua situasi. Misalnya, jika Anda sebenarnya hanya butuh waktu mengingat tanggal, jangan berkata “Saya tidak mengerti bahasa Korea.” Itu bisa memberi kesan kemampuan Anda lebih rendah daripada keadaan sebenarnya.

Bentuk sopan yang aman: -습니다 dan -습니까

Sebelum menghafal frasa, kita perlu memahami bentuk akhirnya.

Dalam bahasa Korea, ada beberapa tingkat kesopanan. Untuk situasi formal seperti wawancara, bentuk yang sangat aman adalah akhiran -습니다 untuk pernyataan dan -습니까? untuk pertanyaan. Bahasa Korea memang memiliki sistem tingkat tutur dan penghormatan yang kuat; pilihan akhiran kalimat ikut menunjukkan hubungan sosial dan tingkat formalitas pembicara (Sohn, 1999).

Contoh:

감사합니다.
Gamsahamnida.
Terima kasih.

Akhiran -습니다 di sini membuat kalimat terdengar formal dan sopan.

Contoh pertanyaan:

다시 말씀해 주시겠습니까?
Dasi malsseumhae jusigetseumnikka?
Bisakah Anda mengatakannya sekali lagi?

Akhiran -습니까? membuatnya menjadi pertanyaan formal.

Dalam bab ini, kita akan memprioritaskan bentuk formal seperti ini karena interview visa adalah situasi resmi. Anda tidak perlu memahami semua tata bahasa dulu. Cukup hafalkan pola kalimatnya dan tahu kapan memakainya.

Frasa pertama: meminta pengulangan

Kalimat paling penting saat Anda tidak menangkap pertanyaan adalah:

죄송합니다. 다시 말씀해 주시겠습니까?
Joesonghamnida. Dasi malsseumhae jusigetseumnikka?
Maaf. Bisakah Anda mengatakannya sekali lagi?

Mari kita pecah dari dasar.

죄송합니다 berarti “maaf” dalam bentuk sopan. Kata dasarnya adalah 죄송하다, yang dalam kamus pembelajar Korea dijelaskan sebagai ungkapan merasa menyesal atau tidak enak hati karena menyebabkan kesulitan atau ketidaknyamanan bagi orang lain (National Institute of Korean Language, n.d.).

다시 berarti “lagi” atau “sekali lagi”.

말씀 adalah bentuk hormat dari “kata-kata” atau “ucapan”. Dalam situasi formal, 말씀 terdengar lebih sopan daripada . Kamus pembelajar Korea juga menjelaskan 말씀 sebagai bentuk honorifik yang berkaitan dengan perkataan atau ucapan (National Institute of Korean Language, n.d.).

해 주시겠습니까? berarti kira-kira “bersediakah Anda melakukan untuk saya?” atau “bisakah Anda…?” dalam bentuk sopan.

Jadi, kalimat itu secara rasa berarti:

“Maaf, bisakah Anda menyampaikan lagi dengan sopan kepada saya?”

Dalam bahasa Indonesia kita cukup menerjemahkannya sebagai:

“Maaf, bisa diulangi?”

Namun dalam bahasa Korea formal, versi lengkapnya lebih aman.

Kapan dipakai?

Gunakan saat Anda tidak mendengar atau tidak menangkap pertanyaan.

Contoh situasi:

Petugas bertanya:

한국에 왜 가십니까?
Hangug-e wae gasimnikka?
Mengapa Anda pergi ke Korea?

Anda gugup dan hanya mendengar kata 한국. Jangan menebak. Katakan:

죄송합니다. 다시 말씀해 주시겠습니까?
Joesonghamnida. Dasi malsseumhae jusigetseumnikka?
Maaf. Bisakah Anda mengatakannya sekali lagi?

Setelah petugas mengulang, Anda jawab:

감사합니다. 저는 K-STAR 프로그램에 참가하기 위해 한국에 갑니다.
Gamsahamnida. Jeoneun K-STAR peurogeuraem-e chamgahagi wihae Hangug-e gamnida.
Terima kasih. Saya pergi ke Korea untuk mengikuti program K-STAR.

Perhatikan alurnya:

  1. Minta ulang.
  2. Dengarkan lagi.
  3. Ucapkan terima kasih.
  4. Jawab langsung.

Jangan terus-menerus meminta ulang jika sebenarnya Anda sudah paham. Gunakan seperlunya.

Frasa kedua: mengatakan “saya tidak mendengar dengan jelas”

Kadang Anda mendengar sebagian, tetapi tidak lengkap. Untuk situasi ini, kalimat yang aman adalah:

잘 못 들었습니다.
Jal mot deureotseumnida.
Saya tidak mendengar dengan jelas.

Mari kita pecah.

berarti “dengan baik”.

berarti “tidak bisa” atau “tidak berhasil”.

들었습니다 berasal dari kata 듣다, yaitu “mendengar”.

Jadi 잘 못 들었습니다 berarti:

“Saya tidak berhasil mendengar dengan baik.”

Kalimat ini lebih spesifik daripada “saya tidak mengerti”. Anda tidak sedang mengatakan bahwa bahasa Korea Anda tidak mampu; Anda hanya mengatakan bahwa suara atau pertanyaannya tidak tertangkap.

Pola lengkap yang sangat aman:

죄송합니다. 잘 못 들었습니다. 다시 말씀해 주시겠습니까?
Joesonghamnida. Jal mot deureotseumnida. Dasi malsseumhae jusigetseumnikka?
Maaf. Saya tidak mendengar dengan jelas. Bisakah Anda mengulanginya?

Ini salah satu frasa terbaik untuk interview karena sopan, jelas, dan tidak berlebihan.

Contoh penggunaan

Petugas:

체류 기간은 얼마나 됩니까?
Cheryu gigan-eun eolmana doemnikka?
Berapa lama masa tinggal Anda?

Anda tidak menangkap kata 체류 기간. Katakan:

죄송합니다. 잘 못 들었습니다. 다시 말씀해 주시겠습니까?
Joesonghamnida. Jal mot deureotseumnida. Dasi malsseumhae jusigetseumnikka?
Maaf. Saya tidak mendengar dengan jelas. Bisakah Anda mengulanginya?

Setelah petugas mengulang, Anda menjawab:

제 체류 기간은 2주입니다.
Je cheryu gigan-eun i ju-imnida.
Masa tinggal saya dua minggu.

Frasa ketiga: meminta petugas berbicara lebih pelan

Jika petugas berbicara terlalu cepat, meminta pengulangan saja mungkin tidak cukup. Anda perlu meminta agar pertanyaan disampaikan lebih pelan.

Kalimatnya:

천천히 말씀해 주시겠습니까?
Cheoncheonhi malsseumhae jusigetseumnikka?
Bisakah Anda berbicara lebih pelan?

천천히 berarti “pelan-pelan” atau “perlahan”.

Gabungkan dengan permintaan sopan:

죄송합니다. 천천히 말씀해 주시겠습니까?
Joesonghamnida. Cheoncheonhi malsseumhae jusigetseumnikka?
Maaf. Bisakah Anda berbicara lebih pelan?

Kalimat ini sangat berguna untuk pemula. Dalam wawancara, Anda tidak perlu pura-pura lancar. Lebih baik meminta petugas berbicara lebih pelan daripada menjawab salah karena panik.

Contoh penggunaan

Petugas berbicara cepat:

한국에서어디에머무를예정입니까?
Hangugeseo eodie meomureul yejeong-imnikka?
Di mana Anda berencana tinggal di Korea?

Anda hanya menangkap 한국에서 tetapi tidak menangkap sisanya. Katakan:

죄송합니다. 천천히 말씀해 주시겠습니까?
Joesonghamnida. Cheoncheonhi malsseumhae jusigetseumnikka?
Maaf. Bisakah Anda berbicara lebih pelan?

Setelah petugas mengulang lebih pelan:

한국에서 어디에 머무를 예정입니까?
Hangugeseo eodie meomureul yejeong-imnikka?
Di mana Anda akan tinggal di Korea?

Anda jawab:

저는 서울에 있는 기숙사에 머무를 예정입니다.
Jeoneun Seoul-e inneun gisuksa-e meomureul yejeong-imnida.
Saya berencana tinggal di asrama yang ada di Seoul.

Jika belum tahu kata 기숙사 atau “asrama”, nanti kita akan mempelajarinya lagi di bab kosakata dan bab akomodasi. Untuk sekarang, fokusnya adalah cara menyelamatkan percakapan.

Frasa keempat: mengakui bahasa Korea masih terbatas

Ada saatnya Anda perlu jujur bahwa kemampuan bahasa Korea Anda belum tinggi. Kalimat aman:

한국어를 잘 못합니다.
Hangugeoreul jal motamnida.
Saya belum bisa bahasa Korea dengan baik.

Mari kita pecah.

한국어 berarti “bahasa Korea”.

-를 adalah penanda objek. Untuk pemula, cukup tahu bahwa 한국어를 berarti “bahasa Korea” sebagai hal yang sedang dibicarakan dalam kalimat.

잘 못합니다 berarti “tidak bisa dengan baik”.

Kalimat ini lebih sopan dan lebih lembut daripada mengatakan “Saya tidak bisa bahasa Korea sama sekali.” Untuk interview, sebaiknya jangan terlalu merendahkan diri secara ekstrem. Anda sedang menunjukkan bahwa Anda sudah mempersiapkan frasa dasar, walaupun belum lancar.

Versi lengkap yang sopan:

죄송합니다. 한국어를 잘 못합니다. 천천히 말씀해 주시겠습니까?
Joesonghamnida. Hangugeoreul jal motamnida. Cheoncheonhi malsseumhae jusigetseumnikka?
Maaf. Saya belum bisa bahasa Korea dengan baik. Bisakah Anda berbicara lebih pelan?

Kapan kalimat ini dipakai?

Gunakan jika:

  • pertanyaan terlalu panjang,
  • Anda kesulitan mengikuti bahasa Korea petugas,
  • Anda perlu memberi konteks bahwa Anda pemula,
  • Anda ingin tetap sopan tanpa panik.

Namun jangan membuka semua jawaban dengan kalimat ini. Jika setiap pertanyaan dijawab dengan “Saya tidak bisa bahasa Korea,” petugas mungkin merasa Anda tidak siap menjalani wawancara dalam bahasa Korea. Gunakan sebagai alat bantu, bukan sebagai tameng.

Frasa kelima: meminta bahasa yang lebih mudah

Jika petugas memakai kalimat panjang atau kosakata yang belum Anda kenal, Anda bisa meminta bahasa yang lebih sederhana.

Kalimatnya:

쉬운 한국어로 말씀해 주시겠습니까?
Swiun Hangugeoro malsseumhae jusigetseumnikka?
Bisakah Anda menjelaskannya dengan bahasa Korea yang mudah?

쉬운 berarti “mudah”.

한국어로 berarti “dengan bahasa Korea”.

Jadi kalimat ini berarti:

“Bisakah Anda menyampaikannya dengan bahasa Korea yang mudah?”

Kalimat ini sangat berguna, tetapi agak lebih panjang. Jika Anda benar-benar pemula, hafalkan dulu versi pendek:

쉬운 한국어로 부탁드립니다.
Swiun Hangugeoro butakdeurimnida.
Mohon dengan bahasa Korea yang mudah.

부탁드립니다 berarti “saya mohon” atau “mohon bantuannya” dalam bentuk sopan. Ini ungkapan formal yang sering dipakai untuk permintaan.

Contoh penggunaan

Petugas bertanya dengan kalimat yang panjang:

귀하의 향후 학업 계획과 K-STAR 프로그램의 연관성을 설명해 주시겠습니까?
Gwiha-ui hyanghu hageop gyehoegwa K-STAR peurogeuraem-ui yeongwanseong-eul seolmyeonghae jusigetseumnikka?
Bisakah Anda menjelaskan hubungan antara rencana studi Anda ke depan dan program K-STAR?

Untuk pemula, kalimat ini berat. Anda bisa berkata:

죄송합니다. 쉬운 한국어로 말씀해 주시겠습니까?
Joesonghamnida. Swiun Hangugeoro malsseumhae jusigetseumnikka?
Maaf. Bisakah Anda menyampaikannya dengan bahasa Korea yang lebih mudah?

Petugas mungkin menyederhanakan:

K-STAR 프로그램이 공부에 왜 필요합니까?
K-STAR peurogeuraemi gongbu-e wae piryohamnikka?
Mengapa program K-STAR diperlukan untuk studi Anda?

Sekarang Anda bisa menjawab lebih aman:

제 전공과 관련이 있습니다. 그래서 참가하고 싶습니다.
Je jeongonggwa gwallyeon-i itseumnida. Geuraeseo chamgahago sipseumnida.
Program ini berkaitan dengan jurusan saya. Karena itu saya ingin ikut.

Frasa keenam: meminta waktu sebentar untuk berpikir

Tidak semua masalah adalah masalah bahasa. Kadang Anda paham pertanyaannya, tetapi perlu mengingat jawaban yang tepat.

Untuk ini, jangan berkata “tidak paham”. Gunakan:

잠시 생각해도 되겠습니까?
Jamsi saenggakhaedo doegesseumnikka?
Bolehkah saya berpikir sebentar?

잠시 berarti “sebentar”.

생각하다 berarti “berpikir”.

-해도 되겠습니까? berarti “bolehkah saya melakukan…?”

Kalimat ini sopan dan dewasa. Anda menunjukkan bahwa Anda ingin menjawab dengan hati-hati.

Contoh penggunaan

Petugas:

출국 날짜가 언제입니까?
Chulguk naljjaga eonje-imnikka?
Kapan tanggal keberangkatan Anda?

Anda tahu tanggalnya ada di dokumen, tetapi gugup. Katakan:

잠시 생각해도 되겠습니까?
Jamsi saenggakhaedo doegesseumnikka?
Bolehkah saya berpikir sebentar?

Lalu jawab:

출국 날짜는 8월 10일입니다.
Chulguk naljjaneun parwol sip-il-imnida.
Tanggal keberangkatan saya 10 Agustus.

Jika Anda perlu melihat dokumen, gunakan kalimat berikut:

서류를 확인해도 되겠습니까?
Seoryureul hwaginhaedo doegesseumnikka?
Bolehkah saya memeriksa dokumen?

서류 berarti “dokumen”.

확인하다 berarti “memeriksa” atau “mengonfirmasi”.

Kalimat ini penting karena jawaban visa harus konsisten dengan dokumen. Jika Anda tidak yakin tanggal, alamat, atau nama lembaga, lebih baik meminta izin memeriksa dokumen daripada menebak.

Frasa ketujuh: mengonfirmasi pertanyaan

Kadang Anda menangkap sebagian pertanyaan, tetapi belum yakin. Misalnya, Anda mendengar kata 학교 “sekolah/universitas” dan 전공 “jurusan”, tetapi tidak tahu apakah petugas bertanya tentang nama universitas atau alasan memilih jurusan.

Dalam situasi ini, gunakan konfirmasi.

Kalimat dasar:

질문을 다시 확인해도 되겠습니까?
Jilmuneul dasi hwaginhaedo doegesseumnikka?
Bolehkah saya mengonfirmasi pertanyaannya?

질문 berarti “pertanyaan”.

확인하다 berarti “memastikan” atau “mengonfirmasi”.

Setelah itu, Anda bisa menyebut pemahaman Anda dengan kalimat sederhana.

Misalnya:

제 전공에 대한 질문입니까?
Je jeongong-e daehan jilmun-imnikka?
Apakah ini pertanyaan tentang jurusan saya?

Atau:

제 대학교에 대한 질문입니까?
Je daehakgyo-e daehan jilmun-imnikka?
Apakah ini pertanyaan tentang universitas saya?

Pola ini sangat berguna:

제 ___에 대한 질문입니까?
Je ___-e daehan jilmun-imnikka?
Apakah ini pertanyaan tentang ___ saya?

Contoh isi bagian kosong:

Korea Romanisasi Indonesia
이름 ireum nama
전공 jeongong jurusan
대학교 daehakgyo universitas
가족 gajok keluarga
재정 jaejeong keuangan
숙소 sukso akomodasi/tempat tinggal
귀국 계획 gwiguk gyehoek rencana kembali ke negara asal

Contoh lengkap:

제 재정에 대한 질문입니까?
Je jaejeong-e daehan jilmun-imnikka?
Apakah ini pertanyaan tentang keuangan saya?

Jika petugas menjawab ya, Anda bisa memberi jawaban yang relevan.

Pola emas saat tidak paham: maaf, masalah, permintaan

Agar tidak bingung, gunakan pola tiga langkah:

Maaf + sebutkan masalah + ajukan permintaan

Dalam bahasa Korea:

죄송합니다. + [masalah] + [permintaan]

Contoh 1, tidak mendengar:

죄송합니다. 잘 못 들었습니다. 다시 말씀해 주시겠습니까?
Maaf. Saya tidak mendengar dengan jelas. Bisakah diulangi?

Contoh 2, terlalu cepat:

죄송합니다. 한국어를 잘 못합니다. 천천히 말씀해 주시겠습니까?
Maaf. Saya belum bisa bahasa Korea dengan baik. Bisakah berbicara lebih pelan?

Contoh 3, pertanyaan terlalu sulit:

죄송합니다. 쉬운 한국어로 말씀해 주시겠습니까?
Maaf. Bisakah disampaikan dengan bahasa Korea yang mudah?

Contoh 4, perlu waktu:

잠시 생각해도 되겠습니까?
Bolehkah saya berpikir sebentar?

Contoh 5, perlu cek dokumen:

서류를 확인해도 되겠습니까?
Bolehkah saya memeriksa dokumen?

Dalam teori kesantunan, permintaan yang disampaikan secara tidak memaksa dan memperhatikan posisi lawan bicara dapat membantu menjaga hubungan sosial dalam percakapan (Brown & Levinson, 1987). Untuk wawancara visa, ini berarti Anda tidak hanya meminta bantuan, tetapi melakukannya dengan nada hormat.

Jangan langsung menjawab jika Anda hanya menangkap satu kata

Pemula sering melakukan kesalahan ini: mendengar satu kata, lalu langsung menebak pertanyaan.

Misalnya, petugas bertanya:

한국에 언제 갑니까?
Hangug-e eonje gamnikka?
Kapan Anda pergi ke Korea?

Anda hanya mendengar 한국 “Korea”, lalu menjawab:

한국에 갑니다.
Hangug-e gamnida.
Saya pergi ke Korea.

Jawaban ini tidak menjawab pertanyaan. Petugas bertanya “kapan”, tetapi Anda menjawab “pergi ke Korea”.

Agar aman, latih telinga Anda untuk mengenali kata tanya.

Kata tanya Hangeul Romanisasi Arti
siapa 누구 nugu siapa
apa 무엇 / 뭐 mueot / mwo apa
kapan 언제 eonje kapan
di mana 어디 eodi di mana
mengapa wae mengapa
bagaimana 어떻게 eotteoke bagaimana
berapa lama / seberapa 얼마나 eolmana berapa / seberapa

Jika Anda mendengar kata tanya, fokuslah pada arah pertanyaannya.

Contoh:

왜 갑니까?
Wae gamnikka?
Mengapa Anda pergi?

Jawaban harus alasan:

K-STAR 프로그램에 참가하기 위해 갑니다.
K-STAR peurogeuraem-e chamgahagi wihae gamnida.
Saya pergi untuk mengikuti program K-STAR.

Contoh lain:

언제 갑니까?
Eonje gamnikka?
Kapan Anda pergi?

Jawaban harus waktu:

8월 10일에 갑니다.
Parwol sip-il-e gamnida.
Saya pergi pada 10 Agustus.

Jika Anda tidak yakin apakah petugas bertanya atau 언제, jangan menebak. Katakan:

죄송합니다. 다시 말씀해 주시겠습니까?
Joesonghamnida. Dasi malsseumhae jusigetseumnikka?
Maaf. Bisakah diulangi?

Cara menjawab setelah tidak paham

Banyak pembelajar hanya menghafal cara meminta pengulangan, tetapi lupa bagian berikutnya: setelah petugas mengulang, Anda harus segera kembali ke jawaban utama.

Pola aman:

  1. Minta ulang.
  2. Dengar kata kunci.
  3. Ucapkan terima kasih.
  4. Jawab pendek.

Contoh:

Petugas:

한국에서 어디에 머무릅니까?
Hangugeseo eodie meomureumnikka?
Di mana Anda tinggal di Korea?

Anda tidak paham.

Anda:

죄송합니다. 다시 말씀해 주시겠습니까?
Joesonghamnida. Dasi malsseumhae jusigetseumnikka?
Maaf. Bisakah diulangi?

Petugas mengulang:

한국에서 어디에 머무릅니까?
Hangugeseo eodie meomureumnikka?
Di mana Anda tinggal di Korea?

Anda mendengar 어디 dan 머무릅니다. Lalu jawab:

감사합니다. 저는 서울에 머무릅니다.
Gamsahamnida. Jeoneun Seoul-e meomureumnida.
Terima kasih. Saya tinggal di Seoul.

Jika Anda tahu alamat lengkap, tambahkan singkat:

주소는 서류에 있습니다.
Jusoneun seoryue itseumnida.
Alamatnya ada di dokumen.

Kalimat darurat jika benar-benar tidak tahu jawabannya

Ada dua jenis “tidak tahu”.

Pertama, Anda tidak tahu karena tidak paham bahasa Korea. Untuk ini, gunakan frasa pengulangan atau bahasa mudah.

Kedua, Anda tidak tahu informasi faktualnya. Misalnya, Anda benar-benar lupa nama kontak di Korea, belum hafal alamat, atau tidak ingat jumlah saldo yang tercantum. Untuk situasi ini, jangan mengarang.

Gunakan:

지금 정확히 기억나지 않습니다. 서류를 확인해도 되겠습니까?
Jigeum jeonghwakhi gieongnaji anseumnida. Seoryureul hwaginhaedo doegesseumnikka?
Saat ini saya tidak ingat dengan tepat. Bolehkah saya memeriksa dokumen?

지금 berarti “sekarang”.

정확히 berarti “dengan tepat”.

기억나지 않습니다 berarti “tidak teringat”.

Kalimat ini lebih aman daripada menebak angka, tanggal, alamat, atau nama. Dalam interview visa, konsistensi dengan dokumen sangat penting. Jika jawaban lisan berbeda dari dokumen, itu bisa menimbulkan pertanyaan lanjutan.

Namun gunakan kalimat ini hanya untuk hal yang memang perlu diperiksa. Untuk informasi dasar seperti nama sendiri, jurusan, tujuan pergi, dan rencana kembali, Anda harus hafal.

Kalimat yang sebaiknya dihindari

Ada beberapa respons yang terasa alami bagi orang Indonesia, tetapi kurang aman dalam interview formal Korea.

1. Diam terlalu lama

Diam beberapa detik untuk berpikir masih wajar. Tetapi diam terlalu lama tanpa memberi sinyal bisa terlihat seperti tidak siap atau bingung.

Lebih baik katakan:

잠시 생각해도 되겠습니까?
Bolehkah saya berpikir sebentar?

2. Tertawa gugup berlebihan

Sedikit senyum sopan boleh. Namun tertawa saat tidak paham dapat memberi kesan Anda tidak serius.

Lebih baik katakan:

죄송합니다. 잘 못 들었습니다.
Maaf. Saya tidak mendengar dengan jelas.

3. Menjawab “네, 네” padahal tidak paham

berarti “ya”. Jika Anda mengatakan padahal belum paham, petugas mungkin mengira Anda setuju atau mengerti. Ini berbahaya.

Jika belum paham, katakan:

다시 말씀해 주시겠습니까?
Bisakah diulangi?

4. Menggunakan bahasa terlalu santai

Hindari bentuk santai seperti:

뭐?
Mwo?
Apa?

Secara arti memang “apa?”, tetapi dalam interview formal terdengar terlalu kasual atau kurang sopan.

Gunakan:

죄송합니다. 다시 말씀해 주시겠습니까?
Maaf. Bisakah Anda mengulanginya?

5. Mengarang jawaban

Jika Anda tidak ingat tanggal atau angka, jangan mengarang. Gunakan:

서류를 확인해도 되겠습니까?
Bolehkah saya memeriksa dokumen?

Mini-skrip: ketika pertanyaan pertama langsung tidak dipahami

Bayangkan interview baru dimulai. Petugas menyapa dan langsung bertanya. Anda gugup dan tidak menangkap pertanyaan pertama. Jangan panik.

Gunakan skrip ini:

죄송합니다. 한국어를 잘 못합니다. 천천히 말씀해 주시겠습니까?
Joesonghamnida. Hangugeoreul jal motamnida. Cheoncheonhi malsseumhae jusigetseumnikka?
Maaf. Saya belum bisa bahasa Korea dengan baik. Bisakah Anda berbicara lebih pelan?

Jika petugas mengulang lebih pelan, jawab sesuai kata kunci.

Jika petugas bertanya:

이름이 무엇입니까?
Ireumi mueosimnikka?
Siapa nama Anda?

Jawab:

제 이름은 [nama Anda]입니다.
Je ireumeun [nama Anda]-imnida.
Nama saya [nama Anda].

Jika petugas bertanya:

어디에서 왔습니까?
Eodieseo watseumnikka?
Dari mana Anda berasal?

Jawab:

저는 인도네시아에서 왔습니다.
Jeoneun Indonesia-eseo watseumnida.
Saya berasal dari Indonesia.

Jika petugas bertanya:

한국에 왜 갑니까?
Hangug-e wae gamnikka?
Mengapa Anda pergi ke Korea?

Jawab:

K-STAR 프로그램에 참가하기 위해 갑니다.
K-STAR peurogeuraem-e chamgahagi wihae gamnida.
Saya pergi untuk mengikuti program K-STAR.

Latihan inti: hafalkan 8 kalimat ini dulu

Jika waktu Anda sangat singkat, jangan hafalkan terlalu banyak. Hafalkan delapan kalimat berikut sampai bisa keluar otomatis.

No. Korea Romanisasi Arti
1 죄송합니다. Joesonghamnida. Maaf.
2 다시 말씀해 주시겠습니까? Dasi malsseumhae jusigetseumnikka? Bisakah diulangi?
3 잘 못 들었습니다. Jal mot deureotseumnida. Saya tidak mendengar dengan jelas.
4 천천히 말씀해 주시겠습니까? Cheoncheonhi malsseumhae jusigetseumnikka? Bisakah berbicara lebih pelan?
5 한국어를 잘 못합니다. Hangugeoreul jal motamnida. Saya belum bisa bahasa Korea dengan baik.
6 쉬운 한국어로 말씀해 주시겠습니까? Swiun Hangugeoro malsseumhae jusigetseumnikka? Bisakah dengan bahasa Korea yang mudah?
7 잠시 생각해도 되겠습니까? Jamsi saenggakhaedo doegesseumnikka? Bolehkah saya berpikir sebentar?
8 서류를 확인해도 되겠습니까? Seoryureul hwaginhaedo doegesseumnikka? Bolehkah saya memeriksa dokumen?

Latih dengan urutan berikut:

  1. Baca arti Indonesianya.
  2. Ucapkan romanisasinya pelan.
  3. Lihat Hangeul-nya.
  4. Ucapkan lagi dengan nada tenang.
  5. Bayangkan situasi interview.
  6. Ucapkan tanpa melihat teks.

Target Anda bukan cepat. Target Anda adalah otomatis dan sopan.

Latihan dialog pendek

Gunakan latihan ini untuk membangun refleks.

Dialog 1: tidak dengar

Petugas:

이름이 무엇입니까?
Siapa nama Anda?

Anda:

죄송합니다. 잘 못 들었습니다. 다시 말씀해 주시겠습니까?
Maaf. Saya tidak mendengar dengan jelas. Bisakah diulangi?

Petugas:

이름이 무엇입니까?
Siapa nama Anda?

Anda:

감사합니다. 제 이름은 [nama Anda]입니다.
Terima kasih. Nama saya [nama Anda].

Dialog 2: terlalu cepat

Petugas:

한국에서어디에머무를예정입니까?
Di mana Anda berencana tinggal di Korea?

Anda:

죄송합니다. 한국어를 잘 못합니다. 천천히 말씀해 주시겠습니까?
Maaf. Saya belum bisa bahasa Korea dengan baik. Bisakah berbicara lebih pelan?

Petugas:

한국에서 어디에 머무를 예정입니까?
Di mana Anda akan tinggal di Korea?

Anda:

저는 [kota/tempat tinggal]에 머무를 예정입니다.
Saya berencana tinggal di [kota/tempat tinggal].

Dialog 3: butuh waktu

Petugas:

출국 날짜가 언제입니까?
Kapan tanggal keberangkatan Anda?

Anda:

잠시 생각해도 되겠습니까?
Bolehkah saya berpikir sebentar?

Petugas:

네.
Ya.

Anda:

출국 날짜는 [tanggal]입니다.
Tanggal keberangkatan saya [tanggal].

Dialog 4: perlu cek dokumen

Petugas:

초청 기관 주소가 무엇입니까?
Apa alamat lembaga pengundang?

Anda belum hafal alamat lengkap.

Anda:

지금 정확히 기억나지 않습니다. 서류를 확인해도 되겠습니까?
Saat ini saya tidak ingat dengan tepat. Bolehkah saya memeriksa dok

τ TheoryTrace