Log in to access more pages.
Create an account or log in to continue reading more pages.
Log in
Daftar isi
Saat Sakit, Allah Tetap Dekat
Menemukan ketenangan, harapan, syukur, dan sabar yang indah dalam ujian sakit berdasarkan Al-Qur’an dan Sunnah yang sahih
Baca setiap bagian secara berurutan. Setiap judul dapat dibuka sebagai dokumen TheoryTrace.
- Cover1
- Hak cipta2
- Petunjuk membaca buku ini3
- Pendahuluan4
- Bab 1: Pelukan Pertama untuk Hati yang Sedang Lelah5
- Bab 2: Mengenal Allah Yang Maha Pengasih dalam Hari-Hari Sakit6
- Bab 3: Apakah Allah Tidak Sayang Kepadaku?7
- Bab 4: Ujian Bukan Kebencian, Ujian Bisa Menjadi Tanda Perhatian8
- Bab 5: Sabar yang Tidak Kaku, Sabar yang Lembut dan Bernapas9
- Bab 6: Ketika Air Mata Menjadi Doa10
- Bab 7: Rukhsah: Lembutnya Syariat bagi Orang yang Sakit11
- Bab 8: Salat Saat Lemah: Tetap Terhubung, Tanpa Memaksakan Diri12
- Bab 9: Dzikir yang Meneduhkan Ruang Sakit13
- Bab 10: Al-Qur’an sebagai Cahaya di Samping Bantal14
- Bab 11: Makna Sakit: Penghapus Dosa, Pengangkat Derajat, dan Pengingat Pulang15
- Bab 12: Syukur di Tengah Rasa Nyeri16
- Bab 13: Ikhtiar Berobat adalah Bagian dari Tawakal17
- Bab 14: Tawakal: Bersandar kepada Allah Setelah Mengambil Sebab18
- Bab 15: Menghadapi Takut, Cemas, dan Pikiran Buruk dengan Iman yang Jernih19
- Bab 16: Menjadi Lembut kepada Diri Sendiri Tanpa Menyerah20
- Bab 17: Kebaikan Kecil yang Tetap Besar di Sisi Allah21
- Bab 18: Mencintai Ilmu Saat Tubuh Terbatas22
- Bab 19: Keluarga dan Sahabat: Cara Menemani Orang Sakit dengan Adab Islam23
- Bab 20: Bila Sakit Panjang: Merawat Harapan dari Hari ke Hari24
- Bab 21: Bila Sembuh Datang: Pulang kepada Hidup dengan Hati yang Baru25
- Bab 22: Bila Takdir Berbeda dari Harapan: Tetap Berbaik Sangka kepada Allah26
- Bab 23: Taman Doa dan Dzikir Sahih untuk Orang yang Sakit27
- Bab 24: Jalan Bahagia yang Hakiki28
- Penutup29