Log in to access more pages.
Create an account or log in to continue reading more pages.
Log in
Daftar isi
Pendekar Skeptis
Belajar berpikir tajam ala David Hume: empirisme, pembongkaran asumsi, dan penilaian kritis untuk hidup yang lebih bijak
Baca setiap bagian secara berurutan. Setiap judul dapat dibuka sebagai dokumen TheoryTrace.
- Cover1
- Hak cipta2
- Petunjuk membaca buku ini3
- Pendahuluan4
- Bab 1: Mengapa Hume Masih Berbahaya dan Berguna5
- Bab 2: Peta Dasar Pikiran: Kesan, Gagasan, dan Pengalaman6
- Bab 3: Garpu Hume: Relasi Gagasan dan Perkara Fakta7
- Bab 4: Seni Membongkar Kata-Kata Besar8
- Bab 5: Fakta, Asumsi, Tafsir, dan Cerita9
- Bab 6: Masalah Induksi: Mengapa Masa Lalu Tidak Menjamin Masa Depan10
- Bab 7: Kebiasaan, Harapan, dan Mesin Prediksi di Kepala Kita11
- Bab 8: Sebab-Akibat: Dari Kepastian Palsu ke Penilaian yang Bertanggung Jawab12
- Bab 9: Keajaiban, Klaim Luar Biasa, dan Standar Bukti13
- Bab 10: Kesaksian Manusia: Percaya, Ragu, atau Menunda Putusan14
- Bab 11: Skeptisisme yang Sehat, Bukan Kelumpuhan Berpikir15
- Bab 12: Akal, Emosi, dan Keputusan Manusia16
- Bab 13: Moralitas Menurut Hume: Simpati, Manfaat, dan Watak17
- Bab 14: Membaca Argumen Seperti Filsuf18
- Bab 15: Sesat Pikir yang Sering Menyamar sebagai Kecerdasan19
- Bab 16: Debat Humean: Menang dengan Kejernihan, Bukan Suara Keras20
- Bab 17: Probabilitas, Risiko, dan Keyakinan Bertingkat21
- Bab 18: Ilmu Pengetahuan sebagai Praktik Kerendahan Hati22
- Bab 19: Membaca Dunia Modern dengan Kacamata Hume23
- Bab 20: Jalan Pendekar Skeptis24
- Penutup25